Rabu, 17 Mei 2017

Dr.H.Irianto Lambrie - Pembangunan Kanal Banjir Dilakukan Bertahap


TURUN LAPANGAN : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie kala meninjau langsung titik banjir di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, Tanjung Selor pada 2015.

KOMANDOKALTARA.COM - TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menseriusi persoalan banjir di Kaltara, terutama di Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie mengatakan, secara bertahap akan dibangun kanal untuk meminimalisir terjadinya banjir tahunan yang sering terjadi di Ibukota Kaltara.
Pada 2017, kata Gubernur, Pemprov Kaltara melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) tengah mengerjakan pembangunan kanal banjir di belakang Pasar Induk sepanjang 1 kilometer. Untuk kegiatan ini, DPUPR-Perkim menganggarkan Rp 5,2 miliar yang diserap dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara 2017 untuk pembangunan fisik. “Tahun ini ada penambahan 1 kilometer untuk pembangunan kanal banjir, setelah tahun sebelumnya kanal banjir dibangun sepanjang 729 meter,” kata Irianto.

Dijelaskan Gubernur, ada juga kanal dibangun di kawasan Rawa Payau dan sedang dalam tahap tender. Kegiatan pembangunan dua kanal di tersebut dominan kepada pembangunan sarana dan prasarana pengamanan dari abrasi. Termasuk didalamnya, proses rehabilitasi dan pemeliharaan bantaran sungai.

Dikatakan Gubernur, sungai yang masuk dalam kegiatan tersebut yakni anak Sungai Kayan di Sabanar Lama dan Sungai Buaya yang merupakan anak dari Sungai Kayan. Sungai ini dalam beberapa waktu terakhir mengalami pendangkalan dan mengurangi daya tampung air sehingga menyebabkan terjadinya banjir. “Saat musim hujan turun, volume air di sisi Jalan Sengkawit meningkat. Karena itu mau kita maksimalkan sungai kecil di daerah tersebut,” tuntas Gubernur.(an-sor)