Rabu, 31 Mei 2017

Gubernur Apresiasi Kegiatan CSR PT Pertamina

Humas Provinsi Kalimantan Utara
MANTAPKAN PROGRAM CSR : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie usai menerima audiensi dari pihak CSR PT Pertamina, Selasa (30/5).

KOMANDOKALTARA.COM - TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengapresiasi kunjungan tim Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina, Selasa (30/5). Gubernur mengatakan, kunjungan CSR RS Pertamedika untuk menyampaikan sejumlah hal. Salah satunya adalah kegiatan bakti sosial yang rutin dilakukan tiap tahunnya di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Rencananya, kegiatan tersebut akan dilakukan di sejumlah wilayah di Kaltara, antara lain Kota Tarakan, Sebatik, Nunukan dan Tanjung Selor. Irianto menyampaikan, CSR PT Pertamina juga akan melakukan beragam agenda sosial yang rencananya akan dilakukan mulai bulan Juli hingga September 2017. “Operasi Katarak, Hernia dan Bibir Sumbing, pengobatan umum dan gigi serta khitanan massal,” ujar Irianto.

Menurut Irianto, kegiatan ini sangat sejalan dengan visi misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk meningkatkan pelayanan dalam bidang kesehatan. Artinya, ini merupakan tindakan nyata yang telah dilakukan oleh CSR PT Pertamina untuk memperhatikan masyarakat di Kaltara. “Tentu dengan program ini, merupakan kontribusi yang cukup besar bagi Kaltara. Dan saya harap instansi terkait seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara ikut membantu agenda ini,” jelasnya.

Selain itu, Irianto berharap, tidak hanya PT Pertamina yang melakukan kegiatan tersebut, perusahaan lain diimbau untuk melakukan kegiatan serupa. Sebab, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, diwajibkan kepada perseroan untuk melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Di mana pelaksanaan CSR ini, seyogianya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing perusahaan dan kebutuhan masyarakat.

“Jika semua pihak memiliki komitmen yang sama, Insya Allah, tujuan pembangunan untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat dan mempertahankan atau menjaga kelestarian sumber daya alam agar bermanfaat bagi generasi sekarang dan masa akan datang bisa tercapai, tentu, peran masyarakat juga diperlukan dalam upaya memperoleh rasa aman dan kelancaran bagi perusahaan dalam berusaha,” urai Irianto.

Lebih jauh, Irianto menginginkan agar setiap perusahaan yang ada di Kaltara bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah. Sebab, hal ini memang sudah kewajiban perusahaan, sesuai undang-undang.

Sejauh mana peran perusahaan, dicontohkannya di sejumlah kota di Indonesia dan beberapa negara lain sudah berjalan dengan baik. Banyak fasilitas kota atau daerah, bahkan infrastruktur yang dibangun oleh pihak swasta. Irianto pun berharap hal serupa juga dilakukan oleh setiap perusahaan di Kaltara.(Yanie)