Selasa, 02 Mei 2017

Maxi Adonatus - Akun MEGA PRATAMA Di indikasi berbau SARA dan Provokasi

                                                             
                     Maxi Adonatus

                                                             
TARAKAN-Komandokaltara.com- Ketua Tim salam 2 jari Handy Arief (Maxi Adonatus),Masyarakat adat krayan dan Forum masyarakat kaltara bersatu akan kembali mendatangi Polres Tarakan guna menanyakan kelanjutan proses laporan tim salam 2 jari terkait penghinaan dan pencemaran nama baik Gubernur kalimantan utara Dr.H.Irianto lambrie.

Menurut Maxi bukan kami tidak yakin dengan kemampuan pihak polres tapi kami hanya akan bertanya karena proses ini bila perlu akan  kami tingkatkan ke Polda kalimantan Timur guna penanganan lebih lanjut, Polres Tarakan juga terus mendalami dan bekerja keras guna mengungkap akun yang bernama MEGA PRATAMA,saya juga sering berkomunikasi dengan teman yang ada di polres guna saling bekerja sama dalam halinformasi guna mengungkap kasus ini.

Kami serius dalam hal mengungkap siapa sebenarnya akun MEGA PRATAMA ini, mega pratama dapat menyulut perpecahan di tengah masyrakat kaltara khususnya di tarakan, banyak sekali komentar atau status yang sifatnya mengadu domba antara pejabat dan bahkan masyarakat biasa yang bersifat SARA Dan memprovokasi, untuk itu saya dan teman-teman dari masyarakat kaltara bersatu dan masyarakat adat krayan terus memantau perkembangan ini, ujar Maxi.

Maxi Juga menambahkan bahwa kemarin tim salam 2 jari mendapatkan tlp dari Polres Bulungan yang kembali memanggil tim kami untuk membuatkan BAP atas laporan kami yang tertanggal 11 april 2017 lalu, di mana dalam laporan kami adalah melaporkan 4 orang yang telah,menghina,memfitnah dan membully seorang kepala daerah yaitu gubernur kalimantan utara Irianto lambrie, Salah satu grup media sosial dimana terdapat komentar yang mengatakan,Gubernur ingin meracun masyarakatnya,mengedit photo Irianto Lambrie dengan gambar sarden dan yang lebih parah lagi adalah menyebut nama Irianto lambrie sebagai julak sarden,ini tidak bisa kami biarkan karena ini bisa menjurus ke SARA, kalau di lihat dari beberapa nama yang punya akun mereka seperti orang yang berpendidikan tapi ko bahasanya tidak mendidik malah provokasi.

Jangan hnaya kepentingan politik seseorang masyarakat jadi korban adu domba,untuk itu saya berharap kepada pihak ke polisian dalam hal ini polres tarakan untuk secepatnya mengungkap kasus berita Hoax ini, mengungkap siapa akun MEGA PRATAMA dan menangkap pengguna akun ini guna menghindari hal-hal yang kita tidak inginkan di kemudian hari,mari kita bersama-sama menciptakan kedamaian di kaltara khususnya di kota tarakan ini,kata Ketua salam 2 jari ini. (an-sor)