Minggu, 28 Mei 2017

Wagub Harapkan Kepolisian Bisa Bersinergi

Humas Provinsi Kaltara
KENAL PAMIT : Wakil Gubernur Kaltara H Udin Hianggio menghadiri prosesi kenal pamit Kapolres Bulungan, Kamis (25/5) lalu.


KOMANDOKALTARA.COM - TANJUNG SELOR -  Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) H Udin Hianggio berharap, agar Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bulungan yang baru dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara. Utamanya, dalam hal percepatan pembangunan.

Demikian disampaikan Wagub saat menghadiri pisah sambut sekaligus kenal pamit antara Kapolres Bulungan yang baru dan yang lama. Seperti diketahui, tongkat kepemimpinan Polres Bulungan kembali berganti. Dari sebelumnya dikepalai oleh Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ahmad Sulaiman, kini dijabat oleh AKBP Muhammad Fachry.

Penggantian dimaksudkan bagi kepala yang lama untuk menduduki jabatan baru yang dipromosikan demi jenjang karirnya. Begitu juga dengan kepala yang baru untuk meningkatkan pemahamannya di jabatan struktur.

Serah terima jabatan sendiri telah dilakukan di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Kalimantan Timur (Kaltim) pada Rabu (24/5) lalu.  “Kami berharap, Kapolres yang baru mampu bersinergi dengan Pemprov Kaltara dan jajaran Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Bulungan,” ujar Wagub yang hadir didampingi sang istri, Hj Zulaeha Udin Hianggio.

Selain itu, Wagub juga menyampaikan terima kasihnya kepada AKBP Ahmad Sulaiman. Wagub berharap agar di tempat tugas yang baru dapat memberikan pengabdian terbaiknya dan mampu mewarnai negeri dengan beragam prestasi yang membanggakan. “Terima kasih kepada AKBP Ahmad Sulaiman, semoga di tempat tugas yang baru, dapat memberikan kontribusi terbaiknya untuk negeri ini,” singkatnya.

Kapolres Bulungan saat ini, AKBP Muhammad Fachry menyebutkan, setelah mendengar bahwa Bulungan penuh kemajemukan maka dirinya akan membawa suasana tersebut kearah Profesional, Moderen dan Terpercaya (Promoter). Dengan latar belakang Brigade Mobil (Brimob) yang melekat pada dirinya, dia ingin menciptakan suasana keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih baik lagi. “Pendahulu saya sudah menciptakan itu, saya tinggal melanjutkan saja. Kalau misinya meningkatkan tugas patroli dialogis dan pendekatan kepada masyarakat,” ucapnya.

Fachry ingin mengetahui lebih jauh apa yang menjadi kendala didalam problema masyarakat. Dan juga dirinya ingin memberikan pelayanan yang terbaik. Dirinya juga dipesankan kasus terbesar untuk wilayah hukum Bulungan adalah masalah narkotika dan kasus kriminalitas. Sementara untuk strategi, setiap pemimpin pasti berbeda. Hanya saja itu merupakan konsumsi internal saja. “Kami tidak bisa beberkan apa strateginya secara gamblang. Itu supaya taktik dan teknik tidak ketahuan,” tutupnya.( an-sor )