Rabu, 14 Juni 2017

Baznas Beri Bantuan untuk Mualaf-Mustahik Suku Adat Terpencil di Kaltara

Humas Provinsi Kaltara
PERHATIAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie secara simbolis menyerahkan paket Ramadan kepada perwakilan dari masyarakat adat terpencil di ruang kerja Gubernur, Selasa (13/6).


KOMANDOKALTARA.COM - TANJUNG SELOR – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Baznas di provinsi, akan memberikan bantuan kepada para mualaf dan masyarakar adat terpencil. Termasuk masyarakat adat terpencil di Kalimantan Utara (Kaltara).

Informasi program tersebut disampaikan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, usai menerima audiensi jajaran Baznas Provinsi Kaltara dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kaltara di ruang kerjanya, Selasa (13/6) siang. 

Dijelaskan Gubernur, Baznas Pusat melalui Baznas Provinsi Kaltara menggandeng Komunitas Suku Adat Terpencil untuk memberikan bantuan para mualaf dan mustahik yang berada di suku adat terpencil di Nusantara. “Berdasarkan informasi Baznas, kegiatan ini berskala nasional dan serentak di 34 provinsi di Indonesia. Launching program ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Selasa siang (kemarin, Red.),” kata Irianto.

Dalam pelaksanaannya, untuk wilayah Kalimantan, Provinsi Kaltara menerima kepercayaan untuk merealisasikan program ini. “Jadi, Baznas Kaltara menerima bantuan 600 paket sembako dengan nilai total Rp 150 juta dari Baznas Pusat,” jelas Gubernur.

Bantuan itu, kata Gubernur akan disampaikan kepada para mustahik dan mualaf yang berada di komunitas suku adat terpencil di Kaltara.

Menyikapi program ini, Gubernur menyampaikan apresiasinya atas perhatian Baznas terhadap keberadaan mualaf dan mustahik di Kaltara. “Harapannya, mualaf akan semakin teguh keimanannya kepada Islam, dan mustahik dapat terbantu,” tutupnya.(Humas / Yanie)