Jumat, 19 Januari 2018

Alokasi SOA Barang Diusulkan Rp 9 miliar


Humas Provinsi Kaltara
SUBSIDI : Tahun ini program SOA Barang diusulkan sebesar Rp 9 miliar. MAF menjadi salah satu maskapai yang sempat mengikuti program ini.

KOMANDOKALTARA.COM - TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop-UMKM) Kalimantan Utara (Kaltara) Hartono mengungkapkan, instansinya menganggarkan Rp 9 miliar untuk Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Barang. Alokasi tersebut, diusulkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018.

Menurut Hartono, usulan tersebut diharapkan mampu menambah jangkauan pendistribusian logistik di kawasan perbatasan. Dengan begitu, daya beli masyarakat di daerah terisolir lainnya dapat meningkat.

Saat ini, lanjut Hartono anggaran tersebut terus berproses dan diharapkan dapat terealisasi untuk disegerakan pelelangannya. Seperti diketahui, Pemprov Kaltara cukup berhasil melaksanakan pendistribusian logistik ke perbatasan. Dengan kata lain, SOA sangat membantu memudahkan distribusi logistik ke perbatasan guna meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk dalam negeri. “Kabupaten Nunukan meliputi Long Bawan, Long Layu, Binuang, dan Lumbis Ogong. Sedangkan Kabupaten Malinau, Desa Long Sule, Sungai Tubu, Mentarang Hulu,” sebut Hartono.

Untuk teknis pendistribusiannya, Hartono menyebutkan, pengiriman logistik ke sejumlah titik dilakukan via udara, sebagiannya menggunakan moda tranpsortasi darat maupun air atau sungai. Pelaksanaannya pun terbilang berhasil, sebab target distrbusi barang yang ditetapkan cukup maksimal. “Kalau Kabupaten Nunukan yang melalui via udara adalah Long Bawan pengiriman barang terlaksana sebanyak 100 ton. Long Layu mencapai 18,2 ton, Binuang hingga 16,8 ton. Selanjutnya, Lumbis Ogong itu ada beberapa titik seperi di Desa Binter SOA yang terlaksana itu sekitar 51 ton, Desa Sumentobol 50 ton, Desa Panas sekitar 49,6 ton, Desa Lumbis terlaksana 47,6 ton, dan Desa Tau Lumbis sekitar 60 ton,” sebut Hartono.

Lalu, pengiriman barang di Malinau via udara ke Kecamatan Kayan Hilir di Desa Long Sule sebanyak 15.243 kilogram. “Kalau di Kecamatan Sungai Tubu terdapat 5 titik yang distribusi logistiknya terlaksana. Yaitu Long Nyau terlaksana sekitar 3.525 kilogram, Long Titi sekitar 3.867 kilogram, Long Ranau 3.502 kilogram, Desa Rian Tubu 6.611 kilogram, dan Long Pada sudah terlaksana sekitar 5.721 kilogram,” urai Hartono.(Humas / YN)