Rabu, 07 Februari 2018

Bencana Longsor Menimpa Pura Giri Jagat Nata Karang Anyar, Tarakan

KOMANDOKALTARA.COM - Hujan yang mengguyur Kota Tarakan pada Selasa (6/2/2018) pagi hingga siang hari, membuat masyarakat waspada terhadap potensi bencana tanah longsor. Sekira pukul 19.30 wita, bencana longsor menimpa Pura Giri Jagat Nata di Kelurahan Karang Anyar. Proses evakuasi deruntuhan tanah dilakukan warga yang dibantu aparat Brimob Tarakan.

Kejadian itu pertama kali dilaporkan warga lewat panggilan luar biasa di piket penjagaan Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim Tarakan. Setelah itu, aparat brimob menggelar apel siaga untuk membantu evakuasi bencana longsor ditempat ibadah tersebut.

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, tetapi longsoran tanah menimbun aula tempat ibadah.

“Kami jajaran Batalyon C Pelopor selalu siap sedia menyiapkan tim Sar Brimob Tarakan untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan bencana alam yang terjadi karena faktor cuaca yang tidak menentu di kota Tarakan, karena kegiatan ini sesuai dengan moto kerja Korps Brimob Polri yaitu Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” ujar Komandan Batalyon C Pelopor AKBP Henzly Moningkey dalam keterangan resminya.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung untuk membersihkan longsoran tanah. Warga juga diminta waspada untuk mengantisipasi adanya potensi longsor susulan.

“Potensi banjir dan longsor masih ada seiring cuaca yang ada di Kalimantan Timur maupun Kalimantan Utara yang tidak menentu. Hal ini dikarenakan di wilayah hukum kami tidak memiliki musim seperti di Pulau Jawa. Jadi diharapkan masyarakat berhati-hati dan kami himbau kepada seluruh jajaran personel Satbrimobda Kaltim untuk selalu siap apabila menerima laporan dari masyarakat terkait bencana alam.” ujar Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Mulyadi, melalui siaran persnya. (Atr/YN)