Selasa, 24 April 2018

Dilema Rumah Tangga, Suami Bunuh Istrinya Di Jember, Jatim

Foto tersangka (Baju orange) saat di Polres Jember

KOMANDOKALTARA.COM - IWAN Bastian (40) tega membunuh istrinya sendiri. Ami Budiarti (35) yang tengah tertidur lelap di rumah keduanya di Jalan HOS Cokroaminoto VI Gang Atum, Lingkungan Kebon Kidul, Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Diduga pelaku melakukan tindakan ini diakrenakan Faktor himpitan ekonomi dan asmara.

Peristiwa yang menggemparkan warga sekitar lokasi tersebut terjadi pada Minggu (22/4/2018) dini hari. Pelaku membunuh sang istri dengan cara mencekik leher istrinya hingga sang istri tak sanggup lagi bernafas, dan meninggal. "Sebelumnya pelaku dan korban terjadi cekcok mulut. Kemudian keduanya tidur dan pukul 01.30 WIB tadi pelaku yang melihat istrinya tidur kemudian mencekik korban," terang Kusworo kepada sejumlah awak media di Polres Jember, Minggu.

Dugaan tersangka membunuh korban dengan cara dicekik dikuatkan dengan hasil visum. "Leher korban patah," ujarnya.

Saat meilihat sang istri telah tewas di tangannya, tersangka kemudian mencoba untuk bunuh diri, ia mencoba gantung diri dengan menggunakan tali rafia yang didapatnya di dalam kamar. Namun upaya itu gagal, dikarenakan tali tidak kuat menopang tubuhnya, dan akhirnya tali rafia itu putus.

Tak berhenti disitu, iwan kemudian mencoba cara lain, yakni dengan menyayat urat nadinya dengan menggunakan pisau dapur. Namun, percobaan bunuh diri itu kembali gagal, kendati tangannya telah terluka dan berlumuran darah. Tak berselang lama, Iwan pun dibekuk oleh polisi.

Hasil penyelidikan polisi, ia ingin bunuh diri itu dikarenakan ia menyesal melihat istrinya tewas. Tak ingin menanggung malu dan berurusan dengan polisi, Iwan memilih jalan pintas. “Dia menyesal setelah tahu istrinya tewas. Sehingga dia juga ingin mengahiri hidupnya. Tetapi usaha ini tidak berhasil,” kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, Minggu (22/4/2018).

‌Percobaan bunuh diri Iwan ini terungkap dari hasil reka ulang pembunuhan sadis terhadap istrinya, Selain itu, polisi juga mendapati bekas jeratan pada leher Iwan, serta bekas luka sayat di lengan sebelah kiri. Tak hanya itu, polisi juga mengamankan barang bukti sprei berlumuran darah dan pakaian istri.

Sebagaimana pengakuan pelaku, dia nekat membunuh istrinya karena kesal sering dimarahi. Sejak dia berhenti bekerja akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), istrinya mulai berlaku tidak sopan. Tak hanya sering marah, dia juga kerap keluar rumah tanpa izin.

“Pelaku bertambah cemburu karena istrinya kerap berpakaian terbuka dan seksi. Pelaku curiga, istrinya berbuat serong dengan lelaki lain. Tindakan ini yang membuat pelaku kesal. Sehingga timbul niat membunuh istrinya pada Minggu malam,” katanya.

Pelaku pun melancarkan aksinya pada Minggu dini hari tadi ketika istrinya terlelap tidur, Iwan kemudian mencekik istrinya hingga tewas. Atas perbuatannya itu, Iwan dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Yr/ YN)