Selasa, 29 Mei 2018

Sering Mencuri Sepatu Di Masjid, Kini Pelaku Sudah Diamankan Polisi

Riski alias tombol saat diamankan polisi

KOMANDOKALTARA.COM - TARAKAN – Salah seorang warga Jalan Mulawarman, RT 11, Kelurahan Karang Anyar Pantai harus berurusan dengan dengan aparat kepolisian dan mendekap di balik jeruji besi, Riski alias Tombol (21), ia telah melakukan pencurian di sebuah Masjid Al-Ma’arif yang terletak di Jalan Yos Sudarso pada sabtu (26/5), sekitar pukul 16.00 wita.

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyawan mengatakan, sebelum mengamankan pelaku, pihak Kapolres mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa di Masjid Al-Ma’arif tersebut Jamaah sering mengalami kehilangan sepatu.

“Jadi anggota itu, menerima informasi melalui via sms, bahwa di Mesjid Al-Ma’rif Selumit, terjadi pencurian sepatu kulit merk Kangaroo milik salah seorang jamaah sekira jam 15.30 Wita saat pelaksanaan shalat Ashar,” jelasnya.

Mengetahui laporan tersebut selanjutnya unit Reskrim Polsek Tarakan Timur langsung mendatangi TKP Mesjid Al-Ma’rif Selumit, dan sambil mencari informasi dari Jamaah Mesjid Al-Ma’rif Selumit dengan ciri-ciri pelaku pencurian tersebut.

“Kebetulan di Masjid itu ada CCTV, jadi Anggota melihat ciri-ciri pelaku dan berhasil mengamankan Riski pelaku pencurian itu di Kelurahan Karag Balik,” tuturnya.

Sepeda motor milik tersangka yang ikut diamankan aparat kepolisian.

Saat mengamankan Riski alias Tombol, Petugas Kepolisian juga menemukan barang bukti 1 pasang sepatu kulit dengan warna coklat  dan 1 unit sepeda motor Merk Honda Astrea dengan Nomor Polisi KU 2973 GG warna Merah.

“Sudah diamankan, Riski langsung di giring ke Mako Polsek Tarakan Timur beserta barang bukti lainnya guna dilakukan pengembangan,” terangnya.

Kemudian itu juga, usai dilakukan pengembangan, Riski Alias Tombol mengaku telah melakukan pencurian tidak hanya di satu Masjid, melainkan dibeberpa masjid yang ada di Kota Tarakan.

“Ada juga dia ambil di Masjid Fastbiqul Khaira yang terletak di Jembatan Besi dengan mencuri 1 pasang Sepatu, terus itu di Masjid Al-Amin juga, di Masjid Darul Istiqomah depan Rumah Sakit Pertamedika dan di Mushola Nurul Islam yang terletak di Jalan Mulawarman,” ujarnya.

Sementar itu, Modus yang dilakukan Riski tersebut juga yakni dengan mendatangi mesjid sambil berpura-pura ikut melaksanakan shalat berjamaah. “Saat Jamaah lainnya Sholat disitu dia beraksi dengan keluar duluan dari mesjid sebelum jamaah selesai melaksanakan shalat dan langsung mengambil sepatu milik yang sudah diintai sebelumnya,” Kata pria yang berpangkat Ipda ini.

Akibat ulah Riski alias Tombol tersebut dikenakan Pasal 362 KUHP tentang pencurian. (AD / yn)