Minggu, 09 Desember 2018

Faisal : Izin Dipermudah Akan Mempercepat Pembangunan Infrastruktur

DPM-PTSP : Gubernur Kaltara meninjau kesiapan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu beberap waktu lalu.


KALTARA - KOMANDOKALTARA.COM - Kalimantan Utara adalah Provinsi ke-34 di Indonesia,  Resmi berdiri pada tanggal 22 April 2013, Kaltara merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia.(9/12/2018).

Kaltara memiliki luas 75,257 kilo meter persegi, yang mana terdiri dari 5 kabupaten/kota, Yakni, Bulungan, Nunukan, Malinau, KTT dan Tarakan, dan ibukota provinsi berada di kota Tanjung Selor.

Sebagai Provinsi termuda dengan jumlah penduduk sekitar 729,138 jiwa, tentu mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur, dan sumber energi adalah prioritas utama bagi Gubernur terpilih Dr H Irianto Lambrie, Dengan didengungkannya motto, Sekarang dibelakang Kelak Terdepan, Hal ini menjadi tujuan utama sejak beliau menjabat PJ Gubernur.

Oleh karena itu, dibutuhkan gebrakan atau inovasi dalam menunjang pembangunan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kaltara membuat inovasi Gerai  Pelayanan Perizinan Provinsi Kalimantan Utara (GEPROKU).

Saat Faisal Syabaruddin memaparkan tujuan dibangunnya gerai-gerai perizinan.



Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kaltara Risdianto melalui Kabid Perijinan Faisal Syabaruddin,SE,MM, bahwa, Prioritas pertama tahun 2018 ini adalah pembuatan Gerai yang berada di PTSP Provinsi,' Tahap pertama kita akan bentuk untuk di provinsi, dan selanjutnya secara bertahap akan kita bangun gerai-gerai di 5 kabupaten / kota, Kita juga akan buka di Badan Perwakilan Kaltara di Jakarta,"Jelas Faisal.

Faisal menambahkan,Bahwa, Tarakan, Nunukan dan Tanjung Selor merupakan pintu gerbang masuknya para investor ke provinsi Kaltara,"Sesuai arahan dari pak gubernur melalui kepala dinas, Kita akan melakukan sistem jemput bola, Pemerintah provinsi akan memberikan kemudahan kepada para investor maupun masyarakat Kaltara yang ingin mengurus perizinan, Kan ini bisa membantu percepatan pembangunan di daerah kita, Sehingga apa yang di inginkan pak Gubernur dan masyarakat yaitu Kaltara Terdepan dapat secepatnya terwujud,"Terang Kabid Perijinan Kaltara ini.

"Dengan di bangunnya beberapa gerai pelayanan perizinan di 5 kabupaten kota, tentunya dapat memudahkan investor menanamkan modalnya di kaltara, sehingga dapat mempercepat pembangunan infrastruktur dari sisi swasta,"Urai Faisal.

Ditengah kesibukannya mengikuti PIM III di LAN Samarinda, Faisal terus berusaha keras dan memaparkan inovasi pembangunan gerai-gerai yang akan memberikan kemudahan kepada investor khususnya masyarakat Kaltara yang ingin membuat izin dengan Sistem satu pintu.(YN)