Senin, 17 Desember 2018

Gubernur Ajak Masyarakat Meneladani Perilaku Rasulallah

Humas Pemprov Kaltara
SURI TELADAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mencium kepala seorang bayi pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al-Khairaat Tanjung Selor, Minggu (16/12).



TANJUNG SELOR - KOMANDOKALTARA.COM – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan suri teladan Nabi Muhammad SAW, sangatlah berpengaruh terhadap karakter umat manusia. Penegasan ini disampaikannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H di Pondok Pesantren Al-Khairat Tanjung Selor, Minggu (16/12).

Disebutkannya, peringatan maulid di Indonesia memiliki keunikan, karena diperingati secara khusus yang dilakukan tiap tahun. Bahkan peringatannya mencuri perhatian dunia karena dilaksanakan dengan berbagai cara dengan masing-masing kultur masyarakat Indonesia. “Unik di Indonesia ini, peringatannya khusus dilakukan tiap tahun. Tak hanya untuk memperingati, tapi juga meneladani perilaku dan sikap Nabi Muhammad SAW. Itulah cara umat Islam di Indonesia memgingat perjuangan Nabi Muhammad SAW,” kata Irianto. 

Dijelaskan Gubernur, tausiah yang disampaikan saat peringatan maulid, hendaknya menjadi bahan untuk menginstrospeksi diri. Dan ini, kata dia, harus diniatkan di dalam lubuk hati yang paling dalam agar dalam mengimplementasikannya mendapatkan keberkahan dan ridho dari Allah SWT. “Kita niatkan sungguh-sungguh untuk bersyukur kepada Allah SWT, yang telah mengutus Nabi Muhammad SAW sehingga kita bisa menjadi orang yang bermanfaat. Karena itu, ungkapan rasa syukur itu harus kita praktekkan dalam kehidupan sehari-hari,” urai Gubernur.  

Tidak hanya itu, Irianto juga menyampaikan pesan-pesan toleransi dalam kehidupan yang beragam. Menurutnya, keberagaman adalah sebuah anugerah yang harus dijaga dengan terus toleran terhadap perbedaan. “Di Indonesia ini kita hidup beragam suku dan agama. Inilah yang membuat bangsa kita menjadi besar. Nabi Muhammad SAW pun telah mengajarkan kita tentang toleransi, sikap inilah yang membuat kita hidup dalam kedamaian. Mari kita syukuri ini dengan membuat perilaku yang baik, dengan tidak menjual agama untuk kepentingan sesaat,” tuntas Gubernur.(humas/YN)