Senin, 16 Desember 2019

Syaiful Berharap PGSI Majukan Prestasi Atlet Gulat Kaltara

PELAYANAN KEPEGAWAIAN : Kepala BKN RI, Bima Haria Wibisana saat menghadiri peresmian gedung kantor UPT BKN Tarakan, Jumat (13/12) lalu.


KOMANDOKALTARA.COM - TARAKAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berharap pelayanan kepegawaian akan semakin berkembang dengan keberadaan Kantor Unit Penyelenggara Seleksi Calon dan Penilaian Kompetensi Pegawai Aparatur Sipil Negara atau UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tarakan. Ini disampaikan Staf Ahli Bidang Aparatur, Norman Raga saat mewakili Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie pada peresmian Kantor UPT BKN Tarakan, Jumat (13/12) pagi.

Dalam pesannya yang disampaikan Norman, Gubernur berharap UPT BKN mampu mempercepat koordinasi dalam pelayanan kepegawaian. Bukan hanya untuk pelayanan kepegawaian bidang penyelenggaraan seleksi calon aparatur sipil negara (ASN) tetapi juga untuk pelaksanaan pemetaan potensi dan kompetensi ASN dengan metode assessment center, pelaksanan ujian kedinasan bagi asn dan ujian lainnya yang menggunakan sistem cat. 

“Harapan Gubernur, kedepannya UPT BKN tarakan dapat dikembangkan menjadi Kantor Regional BKN. Dengan begitu dapat melayani pelayanan kepegawaian lainnya seperti pengurusan pensiun PNS, kenaikan pangkat PNS dan pengembangan kepegawaian,” urai Norman.

Pemprov juga berharap UPT BKN Tarakan dapat tetap bersinergi dengan Pemprov Kaltara untuk kemajuan bersama.

Sementara itu, kepala BKN RI, Bima Haria Wibisana menuturkan tidak menutup kemungkinan UPT BKN Tarakan dapat dikembangkan menjadi kantor regional. “Namun bertahap, karena ada sekitar 20 UPT BKN yang perlu ditingkatkan, apabila memang kelak dikembangkan menjadi kantor regional,” jelas Bima.

Untuk saat ini, UPT BKN Tarakan memang belum mampu menjalankan peranannya secara optimal. “Untuk saat ini, dengan gedung pinjam pakai dari Pemkot Tarakan ini, pelayanan yang diberikan sebatas untuk kegiatan kepegawaian yang berbasis CAT. Karena sudah dilengkapi sekitar 50 unit komputer,” jelasnya.

Untuk fungsi lainnya, seperti asessment harus menyediakan ruangan tersendiri. “Untuk penilaian kompotensi berbasis CAT tetap bisa, hanya saja untuk level eselon III kebawah,” tuturnya.

Diutarakan Bima, penetapan UPT BKN Tarakan didasarkan pada kemudahan aksesibilitas transportasi dan jaringan komunikasi, serta jumlah pengguna layanan. “Dari 5 daerah di Kaltara, Tarakan yang dinilai paling pas. Jumlah pengguna layanannya pun terbilang paling banyak,” urainya.

UPT BKN Tarakan berada di wilayah kerja Kantor Regional (Kanreg) VIII BKN Banjarmasin. UPT ini merupakan unit kerja BKN ke-20 yang diresmikan kepala BKN RI, atau ke-4 yang diresmikan tahun ini. UPT BKN Tarakan berada di Komplek Dinas Kesehatan Kota Tarakan, Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan.(humas/YL)