Selasa, 07 Juli 2020

Hentikan Aktivitas 3 Menit

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie 

KOMANDOKALTARA.COM - TANJUNG SELOR - Kurang lebih sebulan ke depan, Bangsa Indonesia akan memperingati ke-75 Tahun Kemerdekaannya. Tema besar Tahun Kemerdekaan kali ini adalah Indonesia Maju.

GUBERNUR Kaltara Dr H Irianto Lambrie memerintahkan semua organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempersiapkan peringatan momentum bersejarah bangsa Indonesia ini. Setiap OPD mulai sekarang diminta menyiapkan pamasangan umbul-umbul. 

Indonesia Maju adalah representasi dari Pancasila sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara. Sesuai pesan Presiden Joko Widodo kata Gubernur, kemerdekaan kali adalah bukan hanya sebagai kata. Kemerdekaan adalah kesempatan untuk bermimpi hingga menjadi nyata. “Dan kemerdekaan adalah kesempatan untuk berkarya tanpa batas,” tutur Irianto.

Kemungkinan peringatan Hari Kemerdekaan berlangsung dalam suasana Covid-19. Sehingga tahun ini kata Gubernur, upacara peringatan akan dilaksanakan secara sederhana dan khidmat, sangat minimalis, dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Sesuai surat dari Mensetneg bahwa di Istana negara nanti akan digelar sederhana dan mematuhi protokol kesehatan. Paskibraka hanya 3 orang berasal dari cadangan Paskibraka tahun 2019. Pasukan upacara hanya 20 orang, dari TNI/Polri,” ujarnya. 

Selanjutnya, pada tanggal 17 Agustus nanti, pukul 10.17 sampai dengan 10.20 atau selama 3 menit, segenap masyarakat Indonesia wajib menghentikan aktivitasnya sejenak. Seluruh masyarakat Indonesia berdiri tegap saat pengumandangan lagi Indonesia Raya secara serentak di berbagai lokasi hingga pelosok daerah. 

“Sesuai surat Mensetneg itu, jajaran TNI dan Polri setiap daerah diminta untuk membantu keberhasilan pelaksanaan peringatan Hari Kemerdekaan antara lain dengan memperdengarkan sirine atau suara penanda lainnya sesaat sebelum lagu Indonesia Raya berkumandang dan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Untuk diketahui pula, pada tanggal 14 Agustus masyarakat diminta mengikuti siaran langsung Pidato Kenegaraan Presiden RI melalui berbagai kanal media massa baik televisi, radio, maupun media daring.(humas/YL)