Kamis, 22 Oktober 2020

Budayakan Literasi Mulai di Lingkungan Keluarga

KEARSIPAN : Pjs Gubernur Kaltara, Teguh Setyabudi saat membuka Sosialisasi dan Penyuluhan Kearsipan di Lingkungan Instansi Pemerintah dan Swasta serta Workshop Perpustakaan dan Kearsipan Tahun 2020, Rabu (21/10).

KOMANDOKALTARA.COM - TANJUNG SELOR - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Sosialisasi dan Penyuluhan Kearsipan di Lingkungan Instansi Pemerintah dan Swasta serta Workshop Perpustakaan dan Kearsipan Tahun 2020, Rabu (21/10). Kegiatan ini dibuka oleh Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kaltara, Teguh Setyabudi. 

Teguh mengapresiasi terselenggaranya sosialisasi dan workshop ini, mengingat tema yang diangkat cukup menarik yaitu membangun budaya literasi dalam keluarga dan profesionalisme pengelolaan arsip.

Disebutkannya,  pengelolaan arsip atau manajemen arsip yang dilaksanakan sesuai dengan kaidah kearsipan yang baik dan benar akan menghasilkan ketersediaan arsip secara utuh, autentik, dan terpercaya bagi kegiatan pemerintahan dan pembangunan.

Pengelolaan arsip penting untuk dilakukan karena arsip menjamin akuntabilitas, transparansi, produktivitas, perlindungan kepentingan negara dan hak - hak keperdataan rakyat serta peningkatan kualitas pelayanan publik. “Arsip itu, saat kondisi urgent sangatlah penting. Tapi saat kondisi biasa saja, arsip sering terabaikan,” ujarnya.

Selanjutnya, Teguh menyampaikan pentingnya budaya literasi dalam keluarga untuk masa depan bangsa. “Mengapa keluarga, karena dengan dihidupkannya budaya literasi dalam keluarga menjadi salah satu upaya penting guna menumbuhkembangkan karakter anak dalam menghadapi kehidupan sesuai dengan masanya,” jelasnya.

Dapat juga diawali dengan keteladanan orang tua yang menyisihkan waktunya untuk membaca, memberi fasilitas kepada anak sejak dini agar gemar membaca.

Terakhir, Teguh berharap melalui sosialisasi dan workshop ini, pengetahuan akan pentingnya pengelolaan arsip di masing - masing perangkat daerah dapat lebih ditingkatkan kualitasnya dan peserta dapat mengetahui poin prioritas yang dapat dilaksanakan untuk mewujudkan cinta baca dalam kehidupan berkeluarga.(humas / YN)